Energipos.com/Migas/Bisnis

shadow

Renegosiasi Gas Tangguh dengan Korea Segera Diumumkan

ENERGIPOS.COM,Jakarta Menyusul keberhasilan dengan China, hasil renegosiasi kontrak harga jual gas Tangguh dengan Posco dan SK Power, Korea Selatan juga segera rampung. Jika sesuai jadwal, pekan depan akan diumumkan. Habis ini (Fujian, China), kami bekerja untuk yang Korea, dan hampir sudah berhasil, minggu depan kita umumkan lagi, ujar Jero Wacik, Menteri ESDM di kantor Kementerian ESDM, Jakarta saat mengumumkan keberhasilan menaikan harga jual gak Tangguh ke China. Seperti diketahui, kontrak penjualan gas Tangguh dengan SK Power dan Posco dari Korea berjumlah sekitar 1,2 juta ton per tahun untuk masa 20 tahun. Kontrak yang diteken tahun 2002 ini harga jual yang diperoleh Indonesia sebesar USD 3,5/MMBTU. Harga ini memang sangat rendah dibanding harga pasar gas bumi yang saat ini mencapai sekitar USD 14/MMBTU. Sedang hasil renegosiasi kontrak harga jual gas Tangguh, Papua ke Fujian China naik dari harga USD 3,3/MMBTU menjadi USD 8/MMBTU. Menurut Wacik hasil renegosiasi harga jual gas Tangguh ke Fujian ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Ini akan menjadi pemantik untuk yang lain, ucap Wacik. Oleh sebab itu pembeli dari Korea itu mau tak mau menerima ajakan Pertamina untuk merundingkan ulang kontrak yang sudah di teken. Dia menegaskan, untuk semua kontrak harga jual gas yang tidak masuk akal, pihaknya akan merenegosiasi. Semua harga-harga yang tak masuk akal, akan kita renegosiasi, tegas Wacik yang juga politisi dari Partai Demokrat.(bob)

Baca Juga