Energipos.com/Migas/Bisnis

shadow

Biaya Minimum Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Turun

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas menurukan biaya minimum gas bumi untuk pelanggan Rumah Tangga (RT-1) dan RT-2 menjadi 4 M3/bulan dari sebelumnya 10 M3/bulan setelah mempertimbangkan daya beli masyarakat.  Penuruan biaya tersebut tertuang dalam Peraturan BPH Nomor 01 Tahun 2017 tentang Revisi Peraturan BPH Migas Tahun 2011 tentang Penetapan Harga Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil. Dikutip dari siaran pers Kementerian ESDM, Rabu (5/4), penurunan ini dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal yaitu asumsi sasaran jargas adalah rumah tangga bagi masyarakat miskin yang tidak terjangkau, dan asumsi pemakaian LPG 3 Kg (bersubsidi) sebanyak 1 tabung per bulan. "Biaya minimum ini juga diharapkan dapat mengakomodasi contuinity dan feasibility dalam pengoperasian Jargas oleh Badan Usaha", ujar Direktur Bahan Gas Bumi BPH migas, Umi Asngadah. Menurut Umi, kelebihan yang diharapkan dari biaya minimun 4m3/bulan adalah pengeluaran pelanggan RT-1 dan RT-2 Gas Bumi perbulan menjadi lebih hemat dan biaya pemakaian gas bagi pelanggan lebih realistis dibandingkan pemakaian LPG 3 Kg (bersubsidi). Selain itu juga mengantisipasi gagal bayar/keterlambatan pembayaran pelanggan karena tingginya biaya minimum, meminimalisasi resistansi masyarakat terhadap akibat tingginya pemakaian minimum, pengenaan biaya minimum diharapkan tetap dapat mengakomodasi biaya operasional dan pemeliharaan Badan Usaha Jargas serta mendorong optimalisi pemanfaatan gas melalui program jargas pemerintah. (bh)

Baca Juga