Energipos.com/Migas/Bisnis

shadow

Presiden Minta Kontrak Baru Blok Mahakam Dituntaskan

ENERGIPOS.COM, JAKARTA--Ogah berlama-lama, Presiden Jokowi minta kontrak baru dan valuasi aset Blok Mahakam dituntaskan. Sehingga proses alih kelola blok migas ini dari Total EP ke PT Pertamina segera dimulai.

Presiden mengintruksikan hal itu saat Rapat Terbatas (Ratas) tentang Blok Mahakam di kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/7/2015). Dia menekankan persiapan alih kelola blok migas itu dilakukan dengan baik dan tidak terjadi gangguan teknis.

"Komunikasi semua pihak harus dijaga agar tidak terjadi salahpengertian, baik antara pemerintah, Pertamina, dan pemda yang harus mendapatkan pemahaman yang sama," tutur Presiden Jokowi.

Jokowi menekankan aspek legal terkait draf kontrak baru segera dirumuskan. Termasuk syarat dan ketentuan yang berlaku (term and condition) pengalihan 100% saham Blok Mahakam kepada PT Pertamina (Persero) pada 1 Januari 2018.

Presiden minta agar SKK Migas dan Kementerian ESDM mulai valuasi aset Blok Mahakam sehingga semuanya bisa selesai dan mulai bersamaan. Melalui pola ini diharapkan transisi pengelolaan Blok Mahakam berjalan mulus.

Kepala Negara menegaskan alih kelola Blok Mahakam harus diarahkan menuju kedaulatan energi nasional. "Goal-nya adalah Blok Mahakam harus dikelola demi mewujudkan kedaulatan energi kita," pungkasnya.

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.(ris/ant)

Baca Juga