Energipos.com/Migas/Bisnis

shadow

Pertamina Masih Butuh Tambahan Pinjaman

ENERGIPOS.COM,JAKARTA--PT Pertamina masih terus berburu pinjaman. Ini untuk membiayai kegiatan eksplorasi pencarian sumber minyak mentah dan pembangunan kilang BBM serta pengembangan usaha lainnya. Menurut Direktur Utama PT. Pertamina Dwi Sutjipto pinjaman dipilih karena hutang perusahaan yang saat ini sebesar 16 miliar USD masih membuka ruang untuk ditambah. Karena masih jauh lebih kecil dibanding aset sebesar 53 miliar USD.

"Kaitannya (pinjaman-red) dengan pembiayaan penambahan kilang, karena kilang kita  50 persen impor. Dengan tambahan dana dari hutang nantinya bagaimana kapasitas kilang jalan," ujar Dwi di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Dwi mengatakan kapasitas produksi kilang pengolahan BBM memang perlu digenjot.

Pasalnya, saat ini kilang yang ada baru memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan BBM domestik. Pertamina memasang target mampu memasok diatas 50 persen. Selain itu, Dwi menambahkan dari dana tambahan hutang nantinya akan disalurkan untuk pembiayaan eksplorasi untuk mencari sumber minyak bumi. Tujuannya, imbuh Dwi, agar PT. Pertamina dapat memenuhi target produksi untuk cadangan minyak.(mt)

Baca Juga