Energipos.com/Migas/Kebijakan

shadow

Cost Recovery Tak Diubah, Blok Cepu Produksi 110 Ribu BPH

Itulah kesimpulan Rapat Kerja Panja Badan Anggaran DPR dengan Pemerintah yang diwakili Wamenkeu Bambang Brodjonegoro, Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro dan Plt. Kepala SKK Migas J. Widjonarko, Kamis (12/6). Semula dalam RAPBN-P tahun 2014, pemerintah mengajukan perubahan cost recovery menjadi US$ 16,55 Miliar. Perubahan ini sebagai penyesuaian terhadap nilai tukar rupiah dari Rp 10.500 per US dolar menjadi Rp 11.600 per US dolar. Namun Panja Badan Anggaran keberatan karena tidak sejalan dengan produksi migas yang turun menjadi 818.000 barel per hari. Perubahan produksi minyak ini, antara lain lantaran produksi Blok Cepu yang mundur. Saat ini, produksi blok tersebut baru mencapai 29.000 barel per hari. Ditargetkan pada Agustus 2014, produksinya menjadi 40.000 barel per hari dan Oktober atau November mencapai 80.000 barel per hari.(ris/dbs)

Baca Juga