Energipos.com/Migas/Kebijakan

shadow

Perijinan Impor Barang Migas di Pangkas

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Pemerintah terus memperbaiki iklim investasi migas antara lain melalui penyederhanaan perijinan. Perizinan impor barang untuk kegiatan operasi hulu migas dipangkas dari semula 42 hari menjadi 24 hari. Demikian dijelaskan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial di Kantor Bea Cukai, Jakarta,  Kamis (16/11). "Kementerian ESDM menyambut baik sinergi bersama Ditjen Bea Cukai, SKK Migas dan PP INSW untuk mengembangkan integrasi sistem informasi dalam rangka pemberian fasilitas fiskal atas impor barang operasi keperluan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk kegiatan usaha hulu migas" papar Ego. Dikutip dari laman ditjen migas, sebelum adanya sinergi, KKKS membutuhkan enam kali transaksi dalam pengurusan impor barang. "Setelah terintegrasi, maka hanya menjadi dua kali atau Iebih cepat 66%. Sementara untuk total waktu yang dibutuhkan dalam pengurusan fasilitas ini hanya akan menjadi 24 hari kerja atau kurang Iebih 42.8% Iebih cepat" ungkap Ego. (Bh, foto ditjen migas)

Baca Juga