Energipos.com/Migas/Kebijakan

shadow

247 Pemda Ajukan Membangun Sub Penyalur BBM

ENERGIPOS.COM, JAKARTA- 247 Pemerintah daerah mengajukan proposal untuk membangun sub penyalur BBM didaerahnya. Keberadaan sub penyalur ini diyakini akan lebih meningkatkan akses masyarakat terhadap BBM pada harga terjangkau khususnya khususnya pada wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).  Selain mencanangkan program BBM Satu Harga, Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengajukan ijin pembuatan sub penyalur kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). "Sudah ada 247 Pemda yang mengajukan kepada BPH Migas untuk membangun Sub Penyalur", ujar Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa dalam jumpa pers di Gedung BPH Migas Jakarta, Rabu (16/5). Menurut Asa, pembangunan sub penyalur sudah dibahas dan dikoordinasikan dengan baik antara BPH Migas, Pemerintah Daerah, dan Pertamina termasuk lokasi, konsumen penggunanya, dan biaya angkutnya. "Saat ini terdapat 11 sub penyalur yang beroperasi, yaitu di Buru (Maluku), Sula dan Halut (Maluku Utara), 4 di Asmat (Papua), 2 di Selayar (Sulawesi Selatan), dan 2 di Kubu Raya (Kalimantan Barat)" jelas Asa. (Bh)

Baca Juga