Energipos.com/Migas/Kebijakan

shadow

‘Kejar Tayang’ Dokumen Kerjasama Kilang

Menurut Direktur Bina Program Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Naryanto Wagimin mengatakan, dalam dokumen itu nantinya akan disebutkan insentif-insentif yang ditawarkan pemerintah.”Jadi pemerintah menyediakan apa, investor apa,”. kata dia, di Jakarta, (30/6/2014). Pemerintah, lanjut Naryanto, akan menyediakan lahan untuk pembangunan kilang dan insentif lainnya. Dokumen itu juga akan menjadi pertimbangan penting untuk memastikan kesungguhan investor membangun kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari (bph) itu. “Kemarin itu kan cari animo di Singapura, ternyata animonya cukup besar. Tapi kita inginkan siapa sih yang riil ingin bangun, makanya disiapkan dokumen,” tutur Naryanto Wagiman. Sedang study kelayakan proyek kilang BBM ini berdasarkan kesepakatan KESDM dan Kemenkeu akan dilakukan BUMN. Kementerian ESDM sebelumnya telah mengindentifikasi 11 investor yang berminat dalam proyek pengembangan kilang minyak Bontang. Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan telah bertemu dengan sejumlah investor asing di Singapura dalam upaya merealisasikan pembangunan proyek kilang minyak Bontang.(bob)

Baca Juga