Energipos.com/Migas/Korporasi

shadow

Pertamina EP Rantau Realisasikan Konservasi Tuntong

ENERGIPOS.COM, KUALA SIMPANG- PT Pertamina EP Asset I Field Rantau, terus berkomitmen dalam melestarikan dan melindungi keanekaragaman hayati. Hal tersebut dibuktikan dengan dibangunnya Rumah Informasi Tuntong Laut (Batagur borneoensis). Pembangunan Rumah Informasi Tuntong Laut berukuran 143,6 m2 di Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu mendapatkan bantuan dana dari Pertamina EP Di dalam rumah informasi ini terdapat poster edukasi, video edukasi dan penjelasan wawasan terkait pelestarian tuntong laut oleh Kelompok Sadar Wisata Pusung Kapal dan Yayasan Satucita Lestari Indonesia yang sejak 2013 bekerja sama dengan Pertamina EP Field Rantau. Pada 2017, Pertamina EP bersama Kelompok Sadar Wisata Pusung Kapal dan Yayasan Satucita melepasliarkan sebanyak 1.204 anak tuntong. “Rumah Informasi Tuntong ditujukan sebagai sarana untuk memperoleh informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan konservasi tuntong, dan juga sebagai wadah untuk meneliti lebih jauh tentang spesies yang hampir punah ini,” ujar Nanang Abdul Manaf, Presiden Direktur PT Pertamina EP saat peresmian Rumah Informasi Tuntong di Pusung Kapal, Aceh Tamiang , Rabu (25/10). Hadir dalam peresmian Rumah Informasi Tuntong antara lain Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam NAD Sapto Aji Prabowo, Dandim Aceh Tamiang Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, dan Kepala Dinas Pangan, Perikanan dan Kelautan Aceh Tamiang Fuadi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tamiang Syamsul Rizal. Menurut Nanang, spesies tuntong saat ini mengalami penurunan populasi dan hampir punah akibat kerusakan ekosistem mangrove yang menjadi habitatnya. Dengan demikian, perlu upaya pencegahan, penanggulangan, dan pembatasan kerusakan yang disebabkan oleh manusia, alam, spesies invasif, hama dan penyakit. “Upaya pelestarian spesies tuntong laut yang memiliki status sangat terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) beserta ekosistemnya merupakan tanggung jawab dan kewajiban bersama pemerintah, swasta, dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga