Energipos.com/Migas/Korporasi

shadow
Jaga Produksi Blok Rokan

Pemerintah Dorong Pertamina Lakukan Investasi Lebih Awal

ENERGIPOS.COM, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Pertamina (Persero) untuk berinvestasi lebih awal pada Blok Minyak dan Gas (Migas) Rokan. Hal ini untuk menjaga tingkat produksi lapangan migas di Riau tersebut. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Migas Kementerian, Djoko Siswanto, di Jakarta, Selasa (7/8). Katanya Pertamina akan resmi menjadi pengelola Blok Rokan pada 2021 mendatang. Menurut Djoko Pertamina dapat berpartisipasi dalam mengelola Blok Rokan bersama Chevron Pacific Indonesia sebagai operator saat ini, “iya, sudah bias ngebor dia,” katanya. Menurut Djoko, melakukan investasi di awal sebelum resmi menjadi operator Blok Migas sudah dilakukan Pertamina saat di Blok Mahakam. “iya, nanti Pertamina yang bayar investasinya, kayak kemarin di Mahakam. Kan Pertamina ikut WPNB dulu, sekarang juga sudah bias,” paparnya. Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, mengungkapkan tujuan Pertamina melakukan investasi di awal untuk menjaga tingkat produksi minyak di Blok Rokan. Sehingga ketika Pertamina resmi mengelola Rokan produksi minyak stabil. "Secepatnya, karena biar tingkat produksinya tidak turun," tandasnya. Sebelumnya Kementrian ESDM memberikan kepercayaan kepada PT. Pertamina untuk mengelola Blok Migas Rokan. Pertamina menyodorkan signatur bonus sebesar USD 784 juta atau sekitar Rp. 11,3 triliun dan nilai komitmen pasti sebesar USD 500 juta atau Rp. 7,2 triliun dalam menjalankan proses aktifitas eksplorasi Migas. Blok Rokan yang memiliki luas 6.220 kilometer telah menyumbang 26 persen dari total produksi nasional. Blok Rokan memiliki 96 lapangan, dimana 3 lapangan berpotensi menghasilkan minyak yang sangat baik. yaitu, Duri, Minas, dan Bekasap. Tercatat, sejak beroperasi 1971 hingga 31 Desember 2017, total di Blok Rokan mencapai 11,5 miliar barel minyak sejak awal operasi. (Bh)

Baca Juga