Energipos.com/Migas/Proyek

shadow

ExxonMobil Mundur Dari Proyek Blok East Natuna

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Salah satu mitra Pertamina dalam pengembangan blok East Natuna menyatakan mundur karena pengembangan blok tersebut tidak ekonomis dengan term yang ada. Demikian dijelaskan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar di Jakarta, Jumat (21/7). "Pengembalian hak kelola Blok East Natuna kepada Pemerintah merupakan lompatan bagi Indonesia untuk segera mengembangkan blok tersebut" kata Arcandra. Menurut Arcandra, Exxonmobil menghitung secara keekonomian tidak masuk dalam portofolio di mana kandungan gas karbon dioksida  blok tersebut mencapai sekitar 70%. Dalam konsorsium pengelolaan blok East Natuna, Exxonmobil mendapat jatah 42,5%, Pertamina 42,5% dan PTT Exploration and Production 15%. (rj)

Baca Juga