Energipos.com/Migas/Proyek

shadow

Produksi Banyu Urip Terus Digenjot

ENERGIPOS.COM, JAKARTA- Peningkatan produksi Lapangan Banyu Urip di Jawa Timur menjadi andalan untuk mencapai target produksi minyak bumi nasional pada 2015. Sepanjang Januari 2015, rata-rata produksi lapangan Banyu Urip adalah  40.179 barel per hari. Pada bulan Juni produksi meningkat menjadi 83.534 barel per hari. Mulai Agustus 2015, produksi akan terus meningkat menjadi 149.000 barel per hari, dan terus meningkat hingga 205.000 barel per hari pada Desember 2015.

“Diproyeksikan rata-rata produksi minyak tahun 2015 sebesar 826.400 barel per hari atau melebihi target APBN-P,” ungkap Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi sebagaimana dikutip dari laman skkmigas.com (8/7). Untuk gas bumi, produksi hingga akhir tahun cenderung tetap. Menurut Amien, pihaknya  berusaha meminimalisir terhentinya produksi tidak terencana (unplanned shutdown) untuk menjaga target produksi migas nasional. Selanjutnya Amien menjelaskan bahwa pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) per Juni 2015 mencapai 67,71 persen. Dari total belanja barang dan jasa pada bulan tersebut yang sebesar US$2,24 miliar, nilai TKDN mencapai US$1,42 miliar. Sementara untuk sektor jasa, persentase TKDN sebesar 72,75 persen. Dari belanja US$1,39 miliar, nilai TKDN mencapai US$944 juta. Sedangkan untuk barang persentasenya 59,61 persen. Dari US$856 juta belanja barang, nilai TKDN sebesar US$482 juta. SKK Migas terus mengupayakan agar TKDN hulu migas meningkat dari tahun ke tahun sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian nasional (bh).

Baca Juga