Energipos.com/Migas/Proyek

shadow
Proyek Lain Tetap Sesuai Jadwal

Keekonomian Sintong Offloading Facility Blok Mosesa Dibahas Ulang

ENERGIPOS.COM, JAKARTA- Proyek   Sintong  Offloading Facility, Blok Mosesa dengan operator EMP Tonga yang memiliki kapasitas produksi 2000 barel per hari sedang dibahas ulang menyangkut keekonomiannya ditengah merosotnya harga minyak dunia. Demikian dikatakan Elan Biantoro, Kepala Humas SKK Migas dalam laman skkmigas.com (10/7). "Namun untuk proyek lainnya tetap sesuai jadwal“ ungkap Elan. Elan mencontohkan proyek South Mahakam Development 3 dengan operator Total E&P Indonesie yang memiliki kapasitas produksi 1.800 barel per hari dan 120 juta kaki kubik per hari saat ini dalam tahap pengeboran pengembangan, dan diperkirakan mulai produksi pada kuartal III. Sementara proyek terbesar tahun ini adalah Banyu Urip Blok Cepu dengan operator ExxonMobil Cepu Ltd. Per Juni produksi berada diangka 83.534 barel per hari. "Mulai Agustus produksi meningkat menjadi 149.000 barel per hari, dan terus meningkat hingga 205.000 barel per hari pada November 2015" ungkap Elan.

Baca Juga